Menata Buku di Perpustakaan – Sistem Desimal Dewey dan Klasifikasi

Buat kamu yang berpikir untuk bekerja di perpustakaan, secara sukarela maupun berbayar, maka kamu harus tau cara menata buku perpustakaan. Hal ini bertujuan untuk memudahkan untuk dicari, maupun saat pengecekan.

Berdasarkan riset dari beberapa tempat perpustakaan di Indonesia, ternyata terdapat dua sistem yang digunakan untuk menata buku di rak perpustakaan. yaitu menggunakan sistem Desimal Dewey (Dewey Decimal System) dan Sistem Klasifikasi Perpustakaan Kongres (Library of Congress Classification System)

Hasilnya pun ternyata kebanyakan universitas dan perpustakaan khusus yang menggunakan Sistem Klasifikasi Perpustakaan Kongres, tetapi hampir seluruh perpustakaan umum menata buku menggunakan Sistem Desimal Dewey.

Oleh karena itu, untuk mengathui lebih lengkap antara sistem Desimal Dewey dengan sistem Klasifikasi Perpustakaan Kongres, saya sudah merangkumnya dalam artikel ini, untuk mengetahui bagaimana cara menata buku di perpustakaan berdasarkan sistemnya.

Menata Buku Berdasarkan Sistem Desimal Dewey

Mempelajari Sistem Desimal Dewey bukanlah hal yang sulit karena sistem ini ditata dengan rasional dan dibangun menggunakan basis desimal. Intinya, setiap kategori buku memiliki nomor kategori (integer, seperti 800) dan angka desimal di sebelah kanannya.

READ  Faktor Ekonomi Menjadi Penghambat Mobilitas Sosial

Nomor-nomor ini bisa kamu temukan di punggung buku dan disebut dengan nomor panggil. Sistem ini terdiri dari 10 kelas yang terbagi lagi menjadi 10 subkategori dan setiap kategori memiliki 10 subdivisi. Sepuluh kelas utama Sistem Desimal Dewey, yaitu:

  • 000—Ilmu komputer, informasi, dan umum
  • 100—Filosofi dan psikologi
  • 200—Agama
  • 300—Ilmu Sosial
  • 400—Bahasa
  • 500—Ilmu Pengetahuan
  • 600—Teknologi dan ilmu pengetahuan terapan
  • 700—Seni
  • 800—Sastra
  • 900—Sejarah dan geografi

Ingatlah bahwa tujuan nomor panggil adalah mengelompokkan buku-buku berdasarkan kesamaan subjek, dan hal ini terdiri dari paling tidak dua bagian: Nomor kelas (000 sampai 900) dan nomor desimal. Nomor kelas adalah sebuah integer dan nomor desimal adalah nomor yang berada di sebelah tanda titik.

Ini adalah contoh cara menemukan atau menata buku tentang Sastra fiksi Amerika yang ditulis antara tahun 1861 dan 1900. (Klasifikasi umum untuk sastra adalah “800.”)

Menata Buku di Perpustakaan

Lihat nomor setelah “8.” Nomor “1” menandakan buku tersebut diklasifikasikan ke dalam “Sastra Amerika umum.” Nomor kedua setelah “8” menginformasikan divisi; 811 adalah Puisi Amerika, 812 adalah Drama Amerika, 813 adalah Fiksi Amerika, 814 adalah Esai Amerika dan seterusnya.

READ  Faktor Ekonomi Menjadi Penghambat Mobilitas Sosial

Lihat nomor pertama setelah tanda titik; nomor ini memberi klasifikasi yang lebih spesifik lagi. Sebuah buku dengan nomor panggil “813.4” berarti buku tersebut adalah Sastra fiksi Amerika yang ditulis di antara 1861 dan 1900. Semakin panjang digit nomor, semakin spesifik pula subjek buku.

Menata Buku Berdasarkan Sistem Klasifikasi Perpustakaan Kongres

Pelajari 20 klasifikasi Perpustakaan Kongres untuk memisahkan area ilmu. Setiap kelas diberi simbol satu huruf alfabet.

  • A Umum
  • B Filosofi-Agama-Psikologi
  • C Sejarah (Peradaban)
  • D Sejarah (bukan Amerika)
  • E Sejarah Amerika
  • F Sejarah Lokal Amerika, Sejarah Amerika Latin
  • G Geografi dan Antropologi
  • H Ilmu Sosial
  • J Ilmu Politik
  • K Hukum
  • M Musik
  • N Seni
  • P Bahasa dan Ilmu Bahasa
  • Q Ilmu Pengetahuan dan Matematika
  • R Obat
  • S Pertanian
  • T Teknologi
  • U Ilmu Militer
  • V Ilmu Kelautan
  • Z Bibliografi dan Ilmu Kepustakaan
READ  Mengapa persatuan sangat penting bagi bangsa indonesia

Baca lebih lanjut tentang bagaimana setiap kelas dibagi menjadi subkelas menggunakan kombinasi huruf dan angka. Serupa dengan Sistem Desimal Dewey, semakin banyak nomor dan huruf yang digunakan dalam nomor panggil, semakin spesifik klasifikasi buku tersebut-dan semakin mudah buku tersebut ditemukan atau ditata. Nomor panggil “PS3537 A426 C3 1951,” mewakili buku “Catcher in the Rye,” oleh J. D. Salinger yang diterbitkan pada tahun 1951 (empat digit terakhir nomor panggil.)

Nomor panggil kedua sistem tersebut selalu dibaca dari kiri ke kanan, atas ke bawah. Seluruh buku perpustakaan, apa pun sistem klasifikasi yang digunakan, ditata dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan.

Karyawan baru perpustakaan tidak diharapkan untuk mengetahui seluruh Desimal Dewey atau Sistem Klasifikasi Perpustakaan Kongres. Namun, pastikan bahwa paling tidak kamu mengetahui 10 klasifikasi utama dan 10 subdivisi utama dari setiap kelas.